Atlet Selangor SUKMA tetap siap meski isu persatuan
Persiapan Atlet Selangor SUKMA tetap berjalan sesuai rencana meskipun Persatuan Olahraga Selangor sedang menghadapi masalah internal. Majlis Sukan Negeri (MSN) Selangor menegaskan fokus utama tetap tersalur kepada persiapan atlet menjelang Sukan Malaysia (SUKMA) 2026.

Pengarah Eksekutif MSN Selangor, Mohamad Nizam Marjugi, menyatakan program latihan, pemantauan prestasi, dan persiapan kontinjen negara bagian berlangsung tanpa gangguan. Menurutnya, prioritas saat ini adalah memastikan atlet menerima persiapan terbaik menuju temasya yang dijadwalkan berlangsung dari 15 hingga 24 Agustus.
Persiapan atlet tidak terganggu
Mohamad Nizam menjelaskan rangkaian latihan dan monitoring prestasi atlet terus berjalan lancar meskipun ada dakwaan yang menyentuh pentadbiran badan induk olahraga negeri. Ia menekankan MSN memberi perhatian penuh pada aspek kebajikan atlet serta pembangunan jangka panjang cabang olahraga atletik di Selangor.
MSN juga berharap masalah yang melanda Persatuan Olahraga Selangor dapat diselesaikan secara profesional untuk menjaga stabilitas program latihan dan mencegah gangguan terhadap atlet. Pernyataan tersebut menegaskan komitmen pengurus negeri untuk menempatkan kepentingan atlet di posisi utama sepanjang persiapan menjelang SUKMA.
Perkembangan isu pentadbiran
Sebelumnya, bekas Presiden Persatuan Olahraga Selangor, Datuk SM Muthu, mengemukakan tuduhan terkait tata kelola badan induk yang kini dipimpin oleh Nurhayati Karim. Tuduhan itu memicu perhatian publik terhadap keadaan pentadbiran organisasi olahraga negeri tersebut.
MSN belum mengubah jadwal atau program latihan akibat polemik ini. Pernyataan dari Mohamad Nizam menegaskan lembaga negeri akan terus memantau perkembangan dan mengutamakan kelancaran persiapan atlet demi capaian kompetitif pada SUKMA 2026.
Andre Anura fokus ke kualifikasi Sukan Asia
Di tengah persiapan tim, salah satu atlet andalan Selangor dan negara, Andre Anura, dipastikan tidak akan berpartisipasi pada Kejohanan Olahraga Terbuka Malaysia yang berlangsung minggu ini. Andre, kelahiran Sabah, memilih untuk bertanding di Kejohanan Lompat Jauh Terbuka Korea yang menawarkan poin merit penting bagi upayanya meraih tiket ke Sukan Asia.
Keputusan Andre diambil setelah menilai tingkat persaingan yang lebih tinggi di Korea, yang berpotensi memberi pengalaman bertanding melawan atlet internasional sekaligus peluang meraih poin peringkat yang lebih bernilai. Strategi ini sengaja ditempuh untuk mendukung misi kualifikasi ke pentas Asia.
Pelatih Andre, Firdaus Salim, mengatakan peluang atlet tersebut untuk lolos ke Sukan Asia lebih cerah jika berfokus pada acara lompat kijang berdasarkan performa terkini. Oleh sebab itu, Andre akan turun pada dua nomor di Korea, yakni lompat jauh dan lompat kijang, untuk memaksimalkan perolehan mata merit.
Langkah ini juga dinilai memberi ruang lebih besar bagi Andre yang berusia 24 tahun untuk mengukuhkan posisinya sebagai salah satu pelompat terkemuka di tingkat nasional sekaligus memperbesar peluang tampil di pentas internasional yang lebih bergengsi.
Dengan waktu kurang dari dua bulan menuju pembukaan SUKMA 2026, Selangor mempertahankan optimisme untuk mempertahankan reputasinya sebagai kekuatan utama di cabang olahraga atletik. Sementara itu, atlet-atlet kunci seperti Andre terus mengejar target internasional tanpa mengesampingkan komitmen terhadap persiapan SUKMA.