Pahang SUKMA Bidik 35 Emas di SUKMA 2026
Pahang SUKMA memasang target ambisius menjelang SUKMA Selangor 2026 dengan sasaran 35 pingat emas, sedangkan kontinjen Para SUKMA memburu 15 emas dalam pertandingan yang berlangsung pada Agustus dan September mendatang. Target itu dipaparkan oleh Exco Belia, Sukan dan Badan Bukan Kerajaan Pahang, Fadzli Mohamad Kamal, yang menilai sasaran berdasarkan kemampuan dan prestasi atlet negeri saat ini.

Kontingen negeri akan tampil lebih besar dibanding sebelumnya, dengan jumlah keseluruhan atlet yang diutus mencapai 737 orang serta pengiriman skuad Para SUKMA yang juga diperkuat. Persiapan teknis dan dukungan keuangan menjadi fokus utama jelang pembukaan pertandingan.
Komposisi atlet dan sasaran medali
Fadzli menjelaskan detail komposisi skuad yang diberangkatkan. “Kontinjen Pahang kali ini diwakili 737 atlet membabitkan 397 lelaki dan 340 wanita yang akan memberi tumpuan kepada acara berpotensi menyumbang pingat emas.” Pernyataan itu menegaskan besarnya skala delegasi Pahang untuk edisi kali ini.
Untuk Para SUKMA, Fadzli menegaskan angka yang disiapkan negeri. “Kita juga mempertaruhkan 75 atlet membabitkan 49 lelaki dan 26 wanita pada Para SUKMA Selangor 2026 yang berlangsung dari 5 hingga 10 September depan,” ujarnya. Sasaran 15 pingat emas untuk kelompok Para SUKMA turut menjadi bagian dari proyeksi keseluruhan.
Anggaran dan logistik persiapan
Pemerintah negeri menyediakan dukungan dana untuk menutup kebutuhan kontingen. Menurut Fadzli, anggaran yang dialokasikan mencapai RM12 juta untuk persiapan SUKMA dan Para SUKMA. Anggaran ini digunakan untuk menanggung biaya penginapan, transportasi, serta konsumsi karena ada perubahan tata kelola penyelenggaraan.
“Kontinjen kita lebih besar kali ini dan pertama kali SUKMA tidak mempunyai perkampungan sukan, jadi kita perlu menanggung kos penginapan, pengangkutan serta makan minum.” Fadzli menyampaikan kondisi ini setelah acara penyerahan bendera kontingen Pahang yang berlangsung di Dewan Jubli Perak Sultan Haji Ahmad Shah pada hari Selasa. Prosesi penyerahan bendera itu disempurnakan oleh Tengku Arif Bendahara Tengku Muhammad Iskandar Ri’ayatuddin Shah Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah.
Fadzli juga menyebut ada tambahan peruntukan menjelang pertandingan. “Alhamdulillah, menjelang temasya yang berbaki kira-kira 18 hari lagi, kita berjaya memperoleh peruntukan tambahan.” Ia menambahkan rasa terima kasihnya kepada pimpinan negeri atas dukungan yang diberikan. “Saya mengucapkan terima kasih kepada Menteri Besar Pahang, Datuk Seri Diraja Wan Rosdy Wan Ismail yang cukup prihatin terhadap keperluan atlet-atlet kita,” kata Fadzli.
Cabang andalan dan peluang medali
Dalam mematok 35 emas, Pahang menaruh kepercayaan besar pada cabang tertentu yang menunjukkan performa kuat pada edisi sebelumnya. Fadzli menyoroti prestasi menembak sebagai tumpuan utama setelah capaian mengesankan di SUKMA lalu. “Dalam SUKMA yang lepas, kita berjaya memperoleh 12 pingat emas bagi acara menembak dan kali ini kita mahu mengekalkan kejayaan tersebut atau mencapai pencapaian lebih baik.”
Selain menembak, cabang lain yang dilihat berpotensi menyumbang medali termasuk angkat berat, silat, memanah, judo, karate, taekwondo, dan olahraga. Pendekatan selektif terhadap nomor-nomor potensial menjadi strategi untuk merealisasikan target yang telah ditetapkan oleh pihak negeri.
Pemerintah Pahang juga mempertahankan skema penghargaan bagi atlet berprestasi. Insentif sebesar RM6.000 untuk peraih pingat emas individu SUKMA tetap dipertahankan seperti yang diterapkan pada penyelenggaraan sebelumnya di Sarawak, sebagai salah satu upaya memotivasi atlet memberikan hasil terbaik.
Dengan kombinasi jumlah atlet yang meningkat, alokasi dana yang dibahas, serta fokus pada cabang-cabang unggulan, Pahang menempatkan target 35 emas dan 15 emas Para SUKMA sebagai tolok ukur keberhasilan kontingen. Semua persiapan diarahkan demi menghadapi SUKMA Selangor 2026 yang tinggal beberapa minggu lagi.