Istri Sonam Wangchuk: Protes di kediaman PM tak benar
Istri aktivis Sonam Wangchuk menyatakan bahwa protes di kediaman PM tidak mencerminkan kebenaran. Pernyataan tersebut muncul di tengah gelombang aksi protes yang meluas terkait dugaan kebocoran soal ujian NEET di berbagai negara bagian.

Protes terkait kebocoran soal NEET telah berlangsung di banyak wilayah, memicu demonstrasi pelajar dan aktivis. Di titik aksi, sebuah unjuk rasa sempat berlangsung di sekitar kediaman Perdana Menteri, yang kemudian menuai beragam reaksi.
Aksi protes menyusul kebocoran soal NEET
Puluhan kota melaporkan gelombang protes setelah munculnya tudingan kebocoran soal ujian NEET. Aksi itu melibatkan pelajar dan sejumlah kelompok yang menuntut klarifikasi serta tindakan dari pihak berwenang. Intensitas dan lokasi protes bervariasi, namun isu kebocoran soal menjadi pemicu utama mobilisasi massa.
Pernyataan keluarga Sonam Wangchuk
Keluarga Sonam Wangchuk angkat bicara terkait salah satu unjuk rasa yang berlangsung dekat kediaman Perdana Menteri. Istrinya menyampaikan bahwa protes di lokasi itu tidak berisi kebenaran, menunjukkan sikap waspada terhadap narasi yang berkembang di lapangan.
Sebelumnya, Sonam Wangchuk, yang dikenal sebagai pekerja sosial dan aktivis, sempat dibawa ke rumah sakit dari lokasi protes di Jantar Mantar pada pekan lalu. Kejadian tersebut menjadi perhatian publik dan memicu pertanyaan tentang kondisi demonstrasi serta penanganannya di lapangan.
Respons publik dan kondisi lapangan
Demonstrasi yang terjadi di berbagai negara bagian menimbulkan dinamika sosial dan politik. Sejumlah peserta protes menuntut penyelidikan menyeluruh terhadap klaim kebocoran soal, sementara pihak lain mengamati perkembangan dengan langkah hati-hati. Kondisi di lokasi tertentu tampak tegang pada beberapa kesempatan, termasuk adanya interaksi demonstran dan aparat.
Pernyataan istri Wangchuk menambah dimensi baru dalam pemberitaan seputar protes tersebut, karena berasal dari keluarga salah satu tokoh yang terlibat secara langsung dalam aksi-aksi yang berlangsung di lapangan. Pernyataan ini berdampak pada bagaimana publik memaknai motif dan isi demonstrasi di sekitar kediaman Perdana Menteri.
Pada 24 Juli 2026, isu kebocoran soal NEET masih menjadi pemicu utama gelombang protes yang meliputi berbagai wilayah. Sementara itu, pernyataan keluarga Wangchuk menegaskan adanya ketidakpastian mengenai kebenaran sejumlah klaim yang beredar selama aksi berlangsung.
Perkembangan lebih lanjut akan bergantung pada respons institusi terkait dan langkah yang diambil untuk menanggapi tuntutan peserta demonstrasi. Sementara itu, observasi publik dan laporan dari lapangan tetap menjadi rujukan penting untuk memahami dampak jangka pendek dari gelombang unjuk rasa ini.