Pulau Pinang Beri Dana untuk Sukan Pekak Asia Pasifik
Pulau Pinang mengalokasikan dana sebesar RM250,000 untuk mendukung pelaksanaan Sukan Pekak Asia Pasifik 2026. Bantuan ini dimaksudkan untuk memfasilitasi penyelenggaraan acara yang dijadwalkan berlangsung di negeri itu pada 3 hingga 10 Oktober 2026.

Temasya tersebut diperkirakan mempertemukan sekitar 800 atlet, pegawai, dan delegasi dari 17 negara di kawasan Asia Pasifik. Mereka akan bersaing dalam lima disiplin utama: badminton, olahraga, boling tenpin, catur, dan ping pong.
Dukungan finansial dan alasan pemilihan Pulau Pinang
Pemberian suntikan dana oleh pemerintah negeri dipandang sebagai pengakuan terhadap eksistensi dan kebutuhan komunitas atlet pekak. Langkah ini juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan layanan yang setara kepada semua kelompok atlet, termasuk atlet kategori normal, para, dan pekak.
Menjelaskan kebijakan tersebut, Exco Belia, Sukan dan Kesihatan Pulau Pinang, Daniel Gooi, menyatakan dukungan pemerintahan negeri untuk program ini. Ia mengatakan, “Kerajaan negeri membantu membiayai program ini. Pulau Pinang mempunyai kemudahan standard yang boleh digunakan untuk penganjuran sukan berprestij dan bangsa. “Ini bukan cabaran bagi Pulau Pinang memandangkan kami merupakan sebahagian tuan rumah Sukan SEA 2027. Ini jadi kami mengambil kesempatan untuk memperlihatkan apa yang negeri mampu tawarkan kepada semua pegawai dan atlet bangsa. “Kami juga ingin mengambil kesempatan untuk menunjukkan keupayaan Pulau Pinang untuk penganjuran sukan berprestij,” kata Exco Belia, Sukan dan Kesihatan Pulau Pinang, Daniel Gooi.
Rincian peserta dan cabang lomba
Panitia memperkirakan jumlah peserta gabungan mencapai 800 orang, yang mencakup atlet serta tim pendukung dan delegasi dari 17 negara Asia Pasifik. Kompetisi akan mempertandingkan lima cabang olahraga: badminton, olahraga (track and field), boling tenpin, catur, dan ping pong.
Format dan jadwal rinci perlombaan belum diuraikan dalam keterangan yang disampaikan bersama pengumuman dana, tetapi angka peserta dan ragam cabang menunjukkan skala acara yang cukup besar dan lintas-disiplin.
Makna dan dampak penyelenggaraan
Penyelenggaraan Sukan Pekak Asia Pasifik di Pulau Pinang menjadi momentum untuk menonjolkan kemampuan infrastruktur olahraga lokal dalam menyambut event internasional. Selain itu, acara ini menjadi peluang bagi masyarakat setempat untuk lebih mengenal dan menghargai atlet pekak sebagai bagian dari ekosistem olahraga yang mandiri dan berdaya saing.
Dengan status tuan rumah bersama Sukan SEA 2027, pemerintah negeri memandang kegiatan seperti ini sebagai bagian dari persiapan dan promosi kemampuan penyelenggaraan acara berskala tinggi. Bantuan dana yang disalurkan diharapkan membantu kelancaran operasional acara dan memperkuat citra Pulau Pinang sebagai lokasi yang siap menyambut atlet internasional.
Penetapan tanggal 3 hingga 10 Oktober 2026 memberi waktu bagi penyelenggara, peserta, dan pihak terkait untuk melakukan persiapan teknis serta logistik. Penyelenggaraan yang sukses diharapkan menjadi contoh bagaimana sportivitas dan inklusivitas dapat diwujudkan dalam arena kompetisi internasional.