Lozano: Angkatan Darat Harus Mengungguli Ancaman
Lt. Gen. Frank Lozano menegaskan Angkatan Darat harus bergerak lebih cepat untuk mengungguli ancaman. Pernyataan ini disampaikan saat diskusi pada 14 Juli dalam acara Strategi Landpower Dialogue yang diselenggarakan bersama Association of the U.S. Army dan Center for Strategic and International Studies.

Lozano, yang menjabat sebagai portfolio acquisition executive (PAE) untuk fires sejak November, mengelola portofolio yang meliputi long-range precision fires, hypersonic weapons, integrated air and missile defense, counter-unmanned aircraft systems, dan advanced sensors. Ia menekankan perlunya sikap proaktif dalam pengadaan dan investasi teknologi pertahanan.
Ancaman bergerak cepat dan multifungsi
Dalam paparan yang menggarisbawahi perubahan cepat pada kapabilitas musuh, Lozano menyampaikan bahwa perkembangan itu tidak hanya pesat tetapi juga multifungsi. Ia menyatakan, “I’m seeing the threat evolve at an incredibly rapid pace, and they’re doing so from a multifunctional perspective.” Hal ini mendorong kebutuhan untuk menyesuaikan strategi akuisisi agar tidak sekadar mengejar, tetapi bisa mendahului kemampuan lawan.
Salah satu tantangan yang disebutkan adalah theater ballistic missile (TBM), yang menurut Lozano sangat sulit diintersep. TBM bergerak dari jarak jauh dengan kecepatan tinggi, targetnya belum tentu diketahui, dan dapat memiliki kemampuan manuver variabel atau kemampuan “rahasia” yang mempersulit pertahanan.
Keberanian mengambil risiko dan memprioritaskan inovasi
Lozano menekankan perlunya sikap agresif dalam menerima risiko serta keberanian dalam melakukan investasi. Ia mengatakan, “we have to be very aggressive in our acceptance of risk, and we have to be very aggressive in the investments that we make across the board in new technologies.” Bagi Lozano, investasi pada kapabilitas terobosan yang muncul di pasar merupakan kunci untuk tetap unggul: “because I truly believe that’s how we stay ahead of the threat capabilities.”
Ia juga mengingatkan adanya lonjakan di bidang electronic warfare dan peningkatan serta proliferasi kapabilitas serangan jarak jauh yang kini lebih matang. Dengan kondisi ini, skala dan laju ketersediaan sistem senjata menjadi perhatian utama untuk dipercepat.
Fokus pada dukungan bagi komandan manuver
Berbekal pengalaman sekitar satu dekade sebagai tanker dan pembelajaran di cavalry squadrons, Lozano selalu mempertimbangkan kebutuhan komandan manuver. Ia menyatakan, “I always think about the maneuver commander and what battlefield outcomes we can generate from a PAE fires perspective that will enable that commander to seize and hold ground.” Dari perspektif bersenjata, pembelian kapabilitas fires juga ditujukan untuk melumpuhkan node komando dan kendali serta sistem radar musuh sehingga dapat “blinding the enemy” dan membuka ruang gerak bagi pasukan darat.
Lozano menegaskan misi utama Angkatan Darat adalah berperang dan menang, yang pada intinya berkaitan dengan kemampuan merebut dan mempertahankan medan kunci. Untuk itu, perlindungan aset-aset kritis — terutama maneuver force — menjadi prioritas dalam pengadaan sistem fires.
Dalam cakupan global, apakah itu teater Eropa, Pasifik, atau operasi yang sedang berlangsung di Timur Tengah, fokus Lozano adalah bagaimana melindungi sekaligus memengaruhi musuh dari jarak jauh agar pasukan gabungan, baik maritim maupun darat, memiliki kebebasan dan ruang untuk bermanuver secara efektif, menutup, merebut, dan mempertahankan tujuan strategis.
Lozano juga menaruh keyakinan pada kapasitas inovasi Amerika Serikat. Ia menyatakan, “I firmly believe we have some of the most capable weapons systems that you will find anywhere in the globe.” Namun ia menambahkan bahwa perbaikan diperlukan pada skala dan kecepatan penyediaan sistem-sistem tersebut: “Where we need to improve is the scale and the rate of those available weapons systems.”
Pernyataan Lozano menegaskan dorongan untuk mempercepat akuisisi, meningkatkan investasi pada teknologi baru, dan menanggung risiko lebih besar agar Angkatan Darat tidak hanya mengejar, tetapi mampu mengungguli ancaman yang terus berkembang.