Asian Games Padel: PBPI Kirim Dua Pasang ke Aichi-Nagoya
PB Padel Indonesia (PBPI) memastikan mengirim dua pasangan atlet untuk tampil pada Asian Games Padel Aichi-Nagoya 2026. Cabang olahraga padel akan menjalani debutnya di ajang multievent Asia yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober mendatang.

Keputusan pengiriman tersebut diambil setelah rangkaian seleksi nasional yang berlangsung selama sebulan dan persiapan latihan, termasuk pemusatan latihan di Spanyol. Indonesia akan berlaga pada dua nomor yang dipertandingkan, yakni ganda putra dan ganda putri.
Proses seleksi dan komposisi atlet
PBPI menggelar seleksi nasional selama satu bulan untuk menentukan wakil Indonesia. Dari seleksi itu, panitia memilih total 20 atlet—10 putra dan 10 putri—sebagai kandidat. Dari jumlah tersebut, empat atlet diputuskan untuk tampil di Asian Games, sementara dua pasangan lain disiapkan sebagai cadangan.
Ketua Umum PBPI Galih Kartasasmita menyampaikan rincian pilihan tim saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat. “Jadi dari Seleknas itu, kami sudah memilih 10 atlet putra dan 10 atlet putri. Dari jumlah itu kami putuskan empat di nya main di Asian Games, dan dua pasang lainnya sebagai back up,” kata Ketua Umum PBPI Galih Kartasasmita saat ditemui di kawasan Jakarta Pusat.
Persiapan menuju kualifikasi dan agenda internasional
Selain menyiapkan skuad utama untuk Asian Games, PBPI merencanakan langkah lanjutan agar atlet tetap terasah menghadapi kompetisi tingkat dunia. Enam pasangan lainnya akan diturunkan pada turnamen domestik dan internasional sebagai bagian dari program pematangan.
“Sedangkan enam pasang atlet sisanya akan turun di Sirnas dan ajang-ajang FIP (Federasi Internasional Padel) sebagai persiapan ke Piala Dunia,” lanjutnya. Agenda tersebut dimaksudkan untuk memastikan performa tim tetap kompetitif menjelang putaran kualifikasi Piala Dunia Padel yang dijadwalkan pada Oktober-November mendatang.
Latihan di Spanyol dan kesiapan menghadapi debut Asian Games
PBPI juga melaksanakan pemusatan latihan di Spanyol sebagai bagian dari persiapan. Program pelatihan di luar negeri difokuskan pada adaptasi teknik dan taktik yang banyak digunakan pada level internasional, sekaligus memberi pengalaman bertanding di lingkungan kompetitif.
Debut padel di Asian Games membuat persaingan di nomor ganda putra dan ganda putri semakin menarik, karena banyak negara akan menurunkan pasangan terbaiknya. Untuk Indonesia, langkah awal ini penting untuk membangun fondasi dan mengevaluasi kesiapan tim dalam menghadapi lawan dari kawasan Asia.
Target dan langkah ke depan
Penentuan skuad dan program latihan adalah babak awal dari rangkaian persiapan menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Meski hanya dua nomor yang dipertandingkan pada debutnya, padel memberi kesempatan bagi Indonesia membuktikan kualitas dan mengukur perkembangan olahraga yang relatif baru di kancah kompetisi internasional.
Pusat perhatian selanjutnya adalah implementasi program latihan di Spanyol dan partisipasi di Sirnas serta turnamen FIP untuk menjaga kestabilan performa jelang kualifikasi Piala Dunia. PBPI berharap kombinasi seleksi domestik dan pengalaman internasional akan menghasilkan performa terbaik saat turnamen berlangsung pada September-Oktober nanti.
Rangkaian persiapan ini menempatkan fokus pada pengembangan atlet dan strategi jangka panjang, sekaligus memberi peluang bagi pasangan cadangan untuk siap dipanggil jika dibutuhkan selama perjalanan menuju Asian Games dan kompetisi internasional selanjutnya.