Selangor alokasikan RM1.5 juta untuk Program Kerjaya Selangor
Pemerintah Negeri Selangor mengalokasikan RM1.5 juta untuk Program Kerjaya Selangor sebagai upaya mempercepat proses pemadanan pekerjaan bagi mereka yang kehilangan pekerjaan. Program ini dirancang untuk membantu pencari kerja kembali terserap ke pasar tenaga kerja dengan lebih cepat dan memperoleh pekerjaan yang lebih berkualitas.

Pengumuman alokasi ini disampaikan oleh Exco Sumber Manusia dan Pembasmian Kemiskinan negeri, V. Papparaidu, pada sesi penggulungan Pembentangan Pakej Pengukuhan Daya Tahan Selangor di Dewan Negeri Selangor. Langkah ini menjadi salah satu jawaban negeri atas tantangan tenaga kerja yang tercatat sepanjang tahun ini.
Situasi kehilangan pekerjaan di Selangor
V. Papparaidu mengutip data Pertubuhan Keselamatan Sosial (Perkeso) yang menunjukkan sebanyak 12,355 kes kehilangan kerja dilaporkan sejak awal tahun hingga 12 Jun. Dari jumlah tersebut, 11,347 orang telah kembali mendapat pekerjaan. Angka itu menegaskan bahwa meskipun banyak yang sudah terserap kembali, masih terdapat kebutuhan untuk mempercepat pemadanan agar dampak sosial dan ekonomi dapat diminimalkan.
“Data ini menunjukkan cabaran perlu ditangani bukan semata-mata kekurangan peluang pekerjaan tetapi bagaimana memastikan pencari kerja dapat dipadankan semula dengan peluang yang tersedia dengan lebih cepat dan berkesan.
Tujuan dan isi Program Kerjaya Selangor
Menurut penjelasan pejabat terkait, dana RM1.5 juta akan digunakan untuk memperkuat inisiatif yang memfokus pada pemadanan pekerjaan dan peningkatan kemahiran. Dalam pernyataannya, V. Papparaidu menegaskan perhatian pada aspek latihan dan kualitas pekerjaan.
“Program Kerjaya Selangor juga akan memperkukuh latihan peningkatan kemahiran dan membantu rakyat memperoleh pekerjaan lebih berkualiti serta berpendapatan lebih baik. Matlamat negeri jelas, iaitu memastikan rakyat yang kehilangan pekerjaan tidak dibiarkan berdepan cabaran bersendirian, sebaliknya dibantu untuk kembali bekerja dan menjana pendapatan,” katanya.
Kaitan dengan Pakej Pengukuhan Daya Tahan Selangor Fasa 2
Pengumuman alokasi untuk program ketenagakerjaan ini disampaikan bersamaan dengan peluncuran Pakej Pengukuhan Daya Tahan Selangor Fasa 2. Pakej tersebut memuat 15 inisiatif dengan total peruntukan RM209.26 juta sebagai respons strategis terhadap krisis tenaga global yang dipicu oleh situasi di Asia Barat.
Menteri Besar Datuk Seri Amirudin Shari menyatakan inisiatif paket itu tidak hanya berbentuk bantuan tunai, melainkan juga mencakup langkah-langkah pemerkasaan ekonomi secara holistik agar manfaatnya dapat dinikmati seluruh masyarakat negeri. Pernyataan soal pendekatan holistik ini menegaskan orientasi program pada keberlanjutan ekonomi dan peningkatan kapasitas pekerja.
Langkah berikut dan sidang DUN
Pihak negeri menekankan pentingnya sinkronisasi penyedia peluang kerja, agensi pelatihan, dan sistem pemadanan agar alokasi ini memberi hasil nyata bagi pencari kerja. Program Kerjaya Selangor diharapkan menjadi sarana cepat tanggap untuk menjembatani penganggur menuju pekerjaan yang lebih stabil dan berpenghasilan baik.
Sidang DUN Khas ditangguhkan sehingga 10 pagi esok.
Dengan alokasi ini, pemerintah negeri menempatkan pemulihan tenaga kerja sebagai prioritas dalam rangka memperkuat ketahanan ekonomi lokal di tengah tantangan global. Fokus pada pemadanan yang efisien dan peningkatan keterampilan menjadi kunci agar bantuan dapat memberi dampak jangka panjang.