Puspakom 24 Jam Direncanakan Mulai Januari
Puspakom 24 jam menjadi rencana yang mulai mendapat perhatian. Pusat Pemeriksaan Kenderaan Berkomputer itu menargetkan operasi penuh selama 24 jam mulai Januari tahun hadapan, namun pelaksanaannya akan bergantung pada respons publik terhadap perpanjangan jam operasional yang dimulai pada November ini serta kesiapan tenaga kerja.

Rencana ini dikemukakan saat peluncuran GiCheck Auto Weekend 2026 di pekarangan sebuah pusat perbelanjaan. Selain target operasi 24 jam, manajemen juga menimbang perubahan pola kerja untuk memperbaiki keseimbangan kerja dan istirahat karyawan.
Target operasi dan uji coba tujuh hari
Puspakom akan memulai uji coba perpanjangan operasional menjadi tujuh hari seminggu pada November ini sebagai langkah awal. Keberhasilan uji coba tersebut dan ketersediaan tenaga kerja menjadi syarat utama bila ingin memperluas jadwal menjadi 24 jam.
Dalam penjelasan formal, Ketua Pegawai Eksekutif Puspakom Mahmood Razak Bahman menyatakan pendekatan yang sedang dibahas dengan pihak berkepentingan. Ia menuturkan pergeseran pola kerja yang diusulkan untuk memberi waktu lebih wajar bagi staf dan masyarakat pengguna layanan.
Dialog dengan serikat dan perubahan jam kerja
Mahmood menyebut pihaknya telah melakukan komunikasi dengan organisasi pekerja untuk mendapatkan masukan. Dalam paparannya ia menegaskan kebijakan yang diberi perhatian, termasuk pengurangan durasi kerja harian dan penambahan hari istirahat per minggu.
Ia juga mengemukakan dua hal penting dalam perencanaan operasional: kompabilitas kebutuhan layanan publik dan kapasitas sumber daya manusia serta kesiapan infrastruktur. Dalam keterangannya, Mahmood mengungkapkan,
“Kita telah menyantuni Kesatuan Pekerja-Pekerja Perdagangan Kebangsaan (NUCW) dan Kesatuan Sekerja Kakitangan Puspakom untuk mendapatkan reaksi terhadap konsep yang menjadikan waktu kerja lebih munasabah, iaitu lapan ke 10 jam sehari berbanding 12 jam ketika ini diikuti hari rehat selama dua hari seminggu berbanding lazimnya satu hari. “Bagi operasi 24 jam pula, ia disasarkan untuk dilaksanakan mulai Januari tahun hadapan bergantung kepada sambutan orang ramai terhadap operasi tujuh hari serta kesediaan tenaga kerja dan kapasiti operasi,”
kata Mahmood usai peluncuran acara tersebut. Hadir pada kesempatan itu Setiausaha (Bahagian Darat) Kementerian Pengangkutan Datuk Mohamed Irwan Mansor dan Ketua Pegawai Operasi Puspakom Dr Ahmad Zahiri Ismail.
Penghargaan dan layanan di lokasi pelanggan
Di luar perubahan jam operasional, Puspakom juga mempersiapkan beberapa inisiatif lain untuk memperkuat peranannya di masyarakat. Salah satunya adalah peluncuran program pengakuan bagi individu yang berkontribusi positif pada komunitas dan lingkungan.
Mahmood menjelaskan adanya rencana anugerah baru yang diberi nama Puspakom Towering Malaysian Awards. Mengenai tujuan program tersebut, ia menyampaikan,
“Program anugerah baharu itu diwujudkan khusus untuk menghargai individu yang membawa perubahan positif kepada masyarakat mahupun alam sekitar walaupun sumbangan mereka jarang mendapat perhatian umum.”
Selain penghargaan, Puspakom berencana memperluas perkhidmatan pemeriksaan dengan opsi melaksanakan pemeriksaan terus ke lokasi pelanggan untuk mempermudah pemilik kenderaan.
GiCheck Auto Weekend 2026 dan edukasi keselamatan
GiCheck Auto Weekend 2026, yang digelar untuk pertama kali, menjadi platform bagi Puspakom mengenalkan teknologi keselamatan dan praktik pemeriksaan. Acara menampilkan demonstrasi teknikal, ujian tali pinggang keledar, serta pameran teknologi Advanced Driver Assistance Systems (ADAS).
Berlabel tema Driving Safer Roads Together dan bersempena Bulan Kebangsaan, kegiatan ini dimaksudkan untuk memberikan pesan keselamatan yang bersifat praktikal dan langsung kepada berbagai lapisan masyarakat. Puspakom berharap langkah modernisasi layanan dan program-program edukasi tersebut dapat meningkatkan efisiensi operasional sekaligus memperkuat hubungan dengan komunitas setempat.
Perincian lebih lanjut tentang pelaksanaan operasi 24 jam, mekanisme penghargaan, dan perluasan layanan akan diumumkan setelah evaluasi uji coba serta koordinasi dengan pihak terkait berjalan lebih lanjut.